10 Adventist World | 01 - 2016. naran-Nya kepada kita sebagaimana kita percaya kepada-Nya. Bukanlah usaha kita, tetapi karunia Allah. Bukan karena perbuatan baik kita, tetapi melalui iman—ini
1 Dalam sejarah kedua-belas suku Israel dituliskan terdapat seseorang bernama Yoakim, yang begitu kaya: dan ia memberikan persembahan dua kali lipat ganda, sembari berkata “Semua yang telah kuperoleh berlebih akan kubagi pada semua orang, dan dari hasilku sendiri kuberikan kepada Tuhan supaya Tuhan mengampuniku dan membuat pendamaian bagiku” 2
sepertiyang di berikan petunjuk oleh bapanya Raja Daud, Firman Allah berkata jika kita mencari Dia maka Ia akan berkenan di temui olehmu, tetapi jika kita meninggalkan Dia maka Ia akan membuang kita untuk selamanya. ini adalah janji Tuhan kepada kita melalui petunjuk Raja Daud kepada anaknya Raja Salomo supaya mencari Tuhan selain itu ada juga ayat lain yang
cash. Janji Tuhan bagi orang percaya berikan pada para murid juga berlaku untuk kita semua orang Kristen yang percaya pada-Nya sebab kita merupakan pengikut setia Yesus. Akan tetapi, yang terjadi sekarang ini adalah timbulnya keraguan terhadap janji Tuhan tersebut. Kita sebagai manusia seringkali merasa takut dan khawatir akan hukum taurat dan Tuhan selalu mengingatkan jika Ia adalah Emanuel yang akan selalu menyertai kita, Semua kuasa atas surga dan bumi berada di tangan-Nya sehingga tidak perlu lagi kita meragukan kuasa dari Tuhan tersebut. 1. Menjanjikan Pengampunan Dalam 1 Yohanes 19 tertulis jika kita sebagai manusia yang sudah mengakui segala kesalahan serta dosa kita, maka Ia akan menepati janji-Nya dan akan melakukannya dengan sangat adil dan ia akan mengampuni semua dosa kita serta membersihkan diri kita dari semua perbuatan salah yang sudah kita lakukan di dunia ini. 2. Menjanjikan Keselamatan Dalam Yesaya 4925 tertulis jika Tuhan akan merebut kembali para tawanan serta para pahlawan dan juga jarahan dari para orang kejam. pacaran beda agama menurut Kristen sering kali banyak akan melawan semua musuh kita demi menyelamatkan semua turunan kita. 3. Memperoleh Kehidupan Kekal Dalam Yohanes 316 tertulis jika janji Tuhan bagi orang yang percaya akan mujizat Tuhan Yesus dan beriman padanya adalah memperoleh kehidupan kekal. Yesus menjanjikan kehidupan kekal di surga sebab Ia akan menyiapkan tempat bagi kita dan menjadi imam Allah dan Kristus. 4. Hikmat Dalam Kebijaksanaan Dalam Yakobus 15 juga tertulis jika Ia sudah menjanjikan hikmat kebijaksanaan dan meminta kita yang merasa kekurangan dalam kebijaksanaan untuk memintanya pada Allah dan Allah akan memberikan kebijaksanaan tersebut pada setiap orang yang meminta. Hal ini bisa terjadi sebab Allah maha murah dan penuh dengan belas kasih pada kita sebagai umatnya. 5. Janji Kesembuhan dan Kesehatan Dalam Yeremia 3017, kita bisa melihat jika Tuhan akan mendatangkan kesembuhan untuk kita semua sebagai umatnya dan akan mengobati segala luka luka kita, sehingga banyak perbedaan Islam dan Kristen yang sering kita lihat dan terjadi demikian. 6. Menghadapi Terhadap Sakit Penyakit dan Menyelamatkan Janji Tuhan bagi orang percaya sudah menebus semua dosa-dosa kita umat-Nya di atas kayu salib dan bukan hanya memberikan kita keselamatan, namun juga memberikan kesembuhan lewat bilur-bilur yang di derita Yesus. Yesus sudah mengalahkan kuasa akan maut dan menjanjikan kita untuk terbebas dari segala penyakit dan juga kehidupan yang kekal. Tidak Tuhan juga menjanjikan kita sebagai umat tidak akan pernah jatuh atau gagal di dalam menjalani kehidupan di dunia. Pada saat kita secara terus menerus mengandalkan Tuhan, maka semua keberhasilan akan selalu Tuhan berikan pada kita. 7. Selalu Melindungi Umat-Nya Dalam Mazmur 348 tertulis jika Malaikat Tuhan berkemah di sekeliling orang yang takut akan Dia dan akan meluputkan bahwa banyak mereka yang harus mengetahui makna kebangkitan Yesus. Di sekeliling Yerusalem terdapat beberapa gunung yang adalah benteng alami untuk melindungi Yerusalem dari segala macam bencana alam dan menjadi pelindung umat Yerusalem dari semua musuh. Kita sebagai umat harus percaya jika kita tidak akan berjalan sendiri di dunia sebab Allah sudah berjanji akan terus menyertai kita dan melindungi kita umatnya. 8. Menolong Dalam Kesesakan dan Kegelapan Masa Lalu Mungkin banyak hal yang tidak masuk ke dalam logika tentang apa yang sudah dijanjikan Tuhan. Namun pada Mazmur 462 tertulis jika Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan untuk menolong dalam kesesakan kita. Semua masalah yang terjadi di dalam kehidupan seberapa pun beratnya akan seberapa dipulihkan Tuhan karena janji-Nya yang akan menolong kita dalam kesesakan tersebut. Tuhan telah memberi kita kesempatan untuk menjadikan segala sesuatu yang baru untuk kita. Kita bisa mengalami perubahan dan terlepas dari berbagai belenggu yang sudah mengikat kita pada masa lalu. [2 Korintus 517] “Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.” 9. Memenuhi Kebutuhan Kita dan Masalah Finansial Dalam Filipi 419 tertulis jika Tuhan berjanji akan selalu memenuhi semua kebutuhan kita dari kekayaan dan kemuliaan-Nya. Sehingga ini membuat kita harus yakin dan percaya dengan semua kebutuhan kita sebab Tuhan akan memenuhi dan bahkan mencukupi semua kebutuhan kita tersebut. Dalam Matius 6 juga dikatakan tentang makna paskah jika burung di udara saja dipelihara oleh Tuhan dengan sangat baik, maka terlebih bagi kita manusia yang akan lebih dipelihara oleh Tuhan. Tuhan juga sudah menyediakan segala sesuatu yang kita butuhkan. .”Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus.” Filipi 419. Tuhan juga sudah menjanjikan akan menambahkan segala sesuatu pada kita dengan cara mencari lebih dulu Kerajaan Allah dan juga kebenarannya dan semua itu akan ditambahkan pada kita seperti yang tertulis dalam Matius 633 dan seperti pada Matius 77 “Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.” 10. Menolong Dalam Jerat Kegelapan dan Niat Jahat Seseorang Saat kita ada dalam keadaan yang sangat buruk dan berjalan bagaikan di lembah kelam, maka janji Tuhan bagi orang percaya akan memberikan damai sejahtera. Rasa ketakutan sendiri bukanlah berasal dari Allah sebab Allah memberikan kita roh yang membangkitkan kekuatan, ketaatan dan juga kasih. Jangan biarkan roh ketakutan mengambil alih kuasa pada diri kita dan merampas sukacita. Mazmur 234 “Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.” Tuhan juga sudah berjanji untuk selalu melindungi kita umatnya di setiap langkah yang kita perbuat. Ulangan 316 “Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah takut dan jangan gemetar karena mereka, sebab TUHAN, Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai engkau; Ia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau.” 11. Menolong Dalam Ketidakpastian Masa Depan [Yeremia 2911] “Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu bagaimana tujuan pernikahan Kristen mencapai hari depan yang penuh harapan.” Rancangan ini berlaku untuk kita semua sebab Tuhan tidak ingin ada dari kita yang celaka dan terombang ambing dalam ketidakpastian. Saat Tuhan menciptakan kita manusia, Ia juga sudah menyediakan semuanya untuk kita. Untuk itulah sangat penting bagi kita umat-Nya mengetahui apa yang sudah Tuhan rencanakan dan melakukan dengan baik, maka janji Tuhan akan kita dapatkan. [Ulangan 2813} menjelaskan jika Tuhan ingin kita menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, naik dan tidak turun, ini semua akan digenapi Tuhan saat kita mendengarkan dan melakukan semua perintah-nya dengan taat dan patuh. Dengan begitu banyak yang sudah Tuhan janjikan pada kita sebagai umat-Nya, maka sudah menjadi kewajiban kita untuk selalu percaya dan menjalani setiap perintah-Nya supaya kita bisa merasakan janji yang sudah Tuhan berikan untuk kita, sebab Tuhan tidak pernah ingkar janji.
- Tahun ini bangsa Israel sudah memasuki tahunnya yang ke -71. Setiap tahunnya peringatan ini dirayakan secara meriah. Dalam Alkitab Israel disebut sebagai bangsa pilihan dan kesayangan Allah. Israel memainkan peran yang sangat besar terhadap sejarah dan nubuatan kedatangan Yesus Kristus. Hal ini dituliskan dalam Kejadian 3 15 dan Yesaya 7 14. Dalam Yeremia 33 15 dijelaskan bahwa Yesus adalah Tunas keadilan bagi Daud. “Ia Yesus akan melaksanakan keadilan dan kebenaran di negeri” ayat 15b. Dan dia mewakili bangsa Israel. Bendera Israel berkibar di dekat Masjid Kubah Batu Al Aqsa pada 5 Desember 2017. AFP/Thomas Coex Timbangan adalah lambang religius yang dipakai untuk menggambarkan Israel. Ada juga simbol terkait Lupus yang menggambarkan seekor hewan yang dikorbankan serta sebuah mahkota yang merupakan gambaran bahwa Yerusalem adalah mahkota itu Yesaya 62 1-3. Di Mazmur 80 1-7 juga dituliskan bagaimana bintang terang yang bersinar sebagai bentuk dari kehadiran Allah. Setelah kelahiran Yesus, imam-imam dan orang farisi malah menolakNya. Saat pertama kali berkunjung ke Israel, Yesus segera memanggil 12 muridNya, orang-orang Yahudi pertama yang membangun gereja mula-mula. Dalam Zakharia 14 3-11 disebutkan bahwa Israel akan dipulihkan dan akan berkuasa bersama-sama dengan Kristus melalui kedatangan-Nya yang kedua kalinya. Setelah kedatangan-Nya, pemerintahan seribu tahun akan ditegakkan. Yesus sebagai juruslamat akan berdiri di atas Yerusalem dan seluruh bumi akan menyaksikan peristiwa tersebut lewat tanda-tanda dari matahari, bulan dan bintang. Meskipun tampaknya Allah sudah menetapkan Israel sebagai bangsa pilihanNya. Bukan berarti Dia mengesampingkan bangsa-bangsa dan suku-suku lain di dunia. Tuhan justru memerintahkan bangsa Israel untuk menghormati orang lain dan negara lain untuk tinggal bersama dengan mereka.
Ada banyak yang telah dituliskan dan dikatakan mengenai generasi dewasa muda saat ini. Riset menunjukkan bahwa banyak yang menolak agama terorganisasi. Banyak yang terjerat utang dan menganggur. Mayoritas menyukai gagasan tentang pernikahan, namun banyak yang enggan untuk mengambil langkah itu. Jumlah yang tidak menginginkan anak-anak meningkat. Tanpa Injil dan bimbingan terilhami, banyak yang telah berkelana di jalan-jalan asing dan kehilangan jalan mereka. Untungnya, anggota dewasa muda Gereja yang mengikuti tren yang menyulitkan ini tidaklah banyak, sebagian karena mereka diberkati dengan rencana Injil. Rencana itu mencakup berpegang erat pada batang besi—bersandar pada firman Allah dan perkataan dari para nabi-Nya. Kita perlu memperketat pegangan kita pada batang yang menuntun kita kembali kepada-Nya. Sekarang adalah “masa pemilihan”1 bagi kita semua. Semasa kanak-kanak, ketika saya akan membuat pilihan yang dianggap buruk, ayah saya terkadang akan mengatakan, “Robert, seriuslah dan lakukanlah yang benar!” Anda pernah ada di sana. Dalam semangat perkataannya yang gamblang ini, saya ingin berbicara khususnya kepada Anda remaja—remaja yang luhur—dan dewasa muda yang luhur, karena “jiwaku senang akan kegamblangan … agar [kita] boleh belajar.”2 Anda hidup dalam periode penting kehidupan Anda. Pilihan-pilihan yang Anda buat—misi, pendidikan, pernikahan, karier, dan pelayanan di Gereja—akan membentuk tujuan akhir kekal Anda. Ini artinya Anda harus selalu memandang ke muka—memandang masa depan. Sebagai pilot Angkatan Udara, saya mempelajari asas ini jangan pernah dengan sengaja terbang menembus hujan badai. Saya tidak akan memberi tahu Anda bagaimana saya mengetahui itu. Alih-alih, terbanglah mengitarinya, ambillah rute lain, atau tunggulah badai reda sebelum mendarat. Brother dan sister dewasa muda terkasih, saya ingin membantu Anda “terbang dengan benar” dalam kumpulan badai zaman terakhir. Anda adalah sang pilot. Tanggung jawab Anda adalah memikirkan tentang konsekuensi dari setiap pilihan yang Anda buat. Tanyakan kepada diri Anda “Jika saya membuat pilihan ini, apa hal terburuk yang dapat terjadi?” Pilihan-pilihan benar Anda akan menjaga Anda dari keluar jalur. Pikirkan ini jika Anda memilih untuk tidak minum alkohol, Anda tidak akan menjadi kecanduan alkohol! Jika Anda memilih untuk tidak terjerat utang, Anda akan menghindari kemungkinan bangkrut! Salah satu dari tujuan tulisan suci adalah untuk memperlihatkan kepada kita bagaimana orang-orang yang saleh menanggapi godaan dan kejahatan. Singkatnya, mereka menghindarinya! Yusuf lari dari istri Lehi membawa keluarganya dan meninggalkan Maria dan Yusuf melarikan diri ke Mesir untuk lolos dari rencana licik Di setiap contoh, Bapa Surgawi memperingatkan orang-orang percaya ini. Demikian juga, Dia akan membantu kita mengetahui apakah melawan, melarikan diri, atau menerima keadaan kita yang sedang berlangsung. Dia akan berbicara kepada kita melalui doa, dan ketika kita berdoa, kita akan memperoleh Roh Kudus, yang akan membimbing kita. Kita memiliki tulisan suci, ajaran dari para nabi yang hidup, berkat bapa bangsa, nasihat orangtua yang terilhami, pemimpin imamat dan organisasi pelengkap, dan, di atas segalanya, suara lembut tenang Roh. Tuhan akan senantiasa menepati janji-Nya, “Aku akan menuntunmu terus.”6 Satu-satunya pertanyaannya adalah akankah kita membiarkan diri kita dipimpin? Akankah kita mendengarkan suara-Nya dan suara para hamba-Nya? Saya bersaksi bahwa jika Anda di sana bagi Tuhan, Dia akan ada di sana bagi Jika Anda mengasihi-Nya dan menaati perintah-Nya, Anda akan memiliki Roh-Nya menyertai Anda dan membimbing Anda. “Taruhlah kepercayaanmu kepada Roh yang menuntun untuk melakukan yang baik .… Dan pada waktu itu kamu akan tahu, segala sesuatu … berkaitan dengan hal-hal akan kebenaran.”8 Dengan asas-asas itu sebagai landasan, bolehkah saya memberikan kepada Anda sejumlah nasihat praktis? Banyak dari generasi Anda terjerat utang besar. Ketika saya dewasa muda, presiden pasak saya adalah seorang bankir investasi di Wall Street. Dia mengajari saya, “Anda kaya jika Anda dapat hidup bahagia dengan pendapatan Anda.” Bagaimana Anda melakukannya? Bayarlah persepuluhan Anda dan kemudian menabunglah! Ketika Anda mendapat lebih banyak, tabunglah lebih banyak. Jangan bersaing dengan orang lain untuk memiliki mainan yang mahal. Jangan membeli apa yang tidak mampu Anda beli. Banyak dewasa muda di seluruh dunia terlibat utang untuk memperoleh pendidikan, hanya untuk menemukan biaya sekolah lebih besar daripada yang dapat mereka bayarkan kembali. Carilah beasiswa dan dana bantuan. Dapatkan pekerjaan paruh waktu, jika mungkin, untuk membantu membiayai Anda sendiri. Ini akan memerlukan beberapa pengurbanan, tetapi itu akan membantu Anda berhasil. Pendidikan mempersiapkan Anda untuk kesempatan kerja yang lebih baik. Itu menempatkan Anda pada posisi yang lebih baik untuk melayani dan memberkati mereka di sekitar Anda. Itu akan menentukan Anda di jalan pembelajaran seumur hidup. Itu akan memperkuat Anda untuk berperang melawan ketidaktahuan dan kesalahan. Sebagaimana Joseph Smith mengajarkan, “Pengetahuan meniadakan kegelapan, ketegangan dan keraguan; karena ini tidak akan ada di mana pengetahuan berada .… Dalam pengetahuan terdapat kuasa.”9 “Menjadi terpelajar adalah baik jika mereka menyimak nasihat-nasihat Allah.”10 Pendidikan akan mempersiapkan Anda untuk apa yang terbentang di depan, termasuk pernikahan. Sekali lagi, bolehkah saya bicara terus terang? Jalan yang menuntun ke arah pernikahan melewati medan yang disebut kencan! Kencan adalah kesempatan untuk percakapan yang panjang. Ketika Anda berkencan, pelajarilah semuanya semampu Anda tentang satu sama lain. Apakah gol-gol Anda sesuai? Apakah Anda berbagi perasaan yang sama mengenai perintah-perintah, Juruselamat, imamat, bait suci, pengasuhan, pemanggilan di Gereja, dan melayani orang lain? Apakah Anda telah saling mengamati di bawah tekanan, menanggapi keberhasilan dan kegagalan, menolak amarah, menghadapi kemunduran? Apakah orang yang Anda kencani meremehkan orang lain atau membangun mereka? Apakah sikap, bahasa, dan perilakunya ingin Anda terima dalam hidup setiap hari? Itu menyatakan, tidak satu pun dari kita menikahi kesempurnaan; kita menikahi potensi. Pernikahan yang benar tidak hanya mengenai apa yang saya inginkan; itu mengenai apa yang dia—yang akan menjadi pasangan saya—ingin dan perlu saya untuk menjadi. Berbicara secara gamblang, mohon janganlah berkencan sepanjang usia 20-an Anda hanya untuk “bersenang-senang,” sehingga menunda pernikahan demi minat dan kegiatan lainnya. Mengapa? Karena berkencan dan pernikahan bukanlah destinasi akhir. Itu adalah pintu gerbang ke mana akhirnya Anda ingin pergi. “Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan istrinya, sehingga keduanya menjadi satu daging.”11 Tanggung jawab Anda sekarang adalah menjadi layak bagi orang yang ingin Anda nikahi. Jika Anda ingin menikahi seorang yang sehat, atraktif, jujur, bahagia pekerja keras, dan rohani, jadilah jenis orang seperti itu. Jika Anda adalah orang itu dan Anda belum menikah, bersabarlah. Saya bersaksi bahwa Tuhan mengetahui hasrat Anda dan mengasihi Anda karena pengabdian setia Anda kepada-Nya. Dia memiliki rencana bagi Anda. Dengarkanlah Roh-Nya. “Janganlah berupaya untuk menasihati Tuhan, tetapi untuk menerima nasihat dari tangan-Nya.”12 Dalam kehidupan ini atau kehidupan berikutnya, janji-janji-Nya akan digenapi. “Jika kamu siap kamu tidak akan takut.”13 Jika Anda tidak memiliki banyak sumber, jangan khawatir. Seorang anggota Gereja yang luar biasa baru-baru ini mengatakan kepada saya, “Saya tidak membesarkan anak-anak saya dengan uang; Saya membesarkan mereka dengan iman.” Ada kebenaran besar untuk itu. Mulailah menjalankan iman Anda di setiap bidang kehidupan Anda. Jika tidak, Anda akan mengalami apa yang akan saya sebut “atropia iman.” Kekuatan inti yang diperlukan untuk menjalankan iman akan terkikis. Jadi jalankan iman Anda setiap hari, dan Anda akan “semakin dan semakin kuat … semakin dan semakin teguh dalam iman kepada Kristus.”14 Agar siap bagi pernikahan, pastikan Anda layak untuk mengambil sakramen dan memegang rekomendasi bait suci. Pergilah ke bait suci secara rutin. Melayanilah di Gereja. Selain pemanggilan Gereja, ikutilah teladan Juruselamat, yang sekadar “berjalan berkeliling sambil berbuat baik.”15 Sekarang, Anda mungkin memiliki pertanyaan serius mengenai pilihan di depan. Di tahun-tahun dewasa muda saya, saya mencari nasihat dari orangtua saya dan dari pembimbing yang setia dan dapat dipercaya. Yang satu adalah pemimpin imamat; yang lainnya adalah guru yang memercayai saya. Keduanya mengatakan kepada saya, “Jika Anda menginginkan nasihat saya, bersiaplah menerimanya.” Saya paham apa artinya itu. Dengan doa yang sungguh-sungguh pilihlah mentor yang dengan tulus memikirkan kesejahteraan rohani Anda. Berhati-hatilah dengan menerima nasihat dari teman sebaya Anda. Jika Anda menginginkan lebih dari yang Anda miliki sekarang, menjangkaulah ke atas, bukan dari teman sebaya Anda!16 Ingatlah, tidak ada yang bisa mengatur pilihan Anda. Hanya iman dan doa Anda yang akan menyebabkan Anda memiliki suatu perubahan hati yang hebat. Hanya tekad Anda untuk menjadi patuh yang dapat mengubah kehidupan Anda. Karena kurban pendamaian Juruselamat bagi Anda, kuasa ada dalam diri Anda memiliki hak pilihan, Anda memiliki kesaksian yang kuat jika Anda patuh, dan Anda dapat mengikuti Roh yang membimbing Anda. Baru-baru ini, seorang pembuat film muda mengatakan dia merasa dia adalah bagian dari “generasi dari anak yang hilang”—generasi “yang mencari harapan dan sukacita dan kepuasan, namun mencari di semua tempat yang salah dan cara yang salah.”18 Dalam perumpamaan Juruselamat tentang anak yang hilang, sang anak memiliki banyak berkat yang menantinya, namun sebelum dia dapat mengklaim berkat itu, dia harus secara cermat mengevaluasi kehidupannya, pilihan-pilihannya, dan keadaannya. Mukjizat yang terjadi selanjutnya diuraikan dalam tulisan suci dengan frasa sederhana, “Ia menyadari keadaannya.”19 Bolehkah saya mengimbau Anda untuk menyadari keadaan Anda sendiri? Dalam Gereja, ketika keputusan-keputusan penting harus dibuat, kita sering mengadakan pertemuan dewan. Dewan keluarga memiliki tujuan yang sama. Anda mungkin ingin mengadakan apa yang akan saya sebut “dewan pribadi.” Setelah berdoa. luangkan waktu sejenak untuk menyendiri. Pikirkan tentang apa yang di depan. Tanyakan kepada diri Anda, “Apa bidang-bidang dalam kehidupan saya yang ingin saya perkuat agar saya dapat memperkuat orang lain? Ke mana saya ingin berada satu tahun dari sekarang? Dua tahun dari sekarang? Apa pilihan yang perlu saya buat untuk berada di sana?” Ingatlah, Anda adalah sang pilot, dan Anda bertanggung jawab. Saya bersaksi bahwa sewaktu Anda menyadari keadaan diri Anda, Bapa Surgawi Anda akan datang kepada Anda. Dengan tangan penghibur dari Roh Kudus-Nya, Dia akan menolong Anda terus. Saya memberikan kesaksian saya bahwa Allah hidup. Saya memberikan kesaksian khusus saya bahwa Juruselamat mengasihi Anda. “Apakah kita tidak meneruskan dalam perkara [besar-Nya]? Maju dan janganlah mundur.”20 Sewaktu Anda mengikuti Dia, Dia akan memperkuat dan menopang Anda. Dia akan membawa Anda pulang ke rumah Anda yang tertinggi. Dalam nama Yesus Kristus, amin.
bersiaplah orang percaya janji tuhan akan digenapi